Ahh, yang benar saja? Bukankah semua sex enak?
Kalau mau jujur banyak juga sex yang kita lakukan terpaksa; buktinya banyak perempuan frigid dan banyak lelaki yang impoten atau berejakulasi dini…
Ada sih sex yang enak, biasanya terdiri dari tiga macam:
satu, sex dengan partner baru;
dua, sex gaya baru dengan partner lama;
tiga, terakhir adalah yang paling enak, bermain bolak-balik dengan partner lama dan baru tampa dimusuhi salah satu atau keduanya….WOW
Sex enak nomor dua dan tiga biasanya memunculkan segunung problem; nomor dua biasanya banyak pemecahan dari ahli sexologi; nomor tiga biasanya banyak pemecahan dari ahli agama; misalnya agama Islam yang membolehkan lelaki beristri empat; sedangkan nomor satu pasti no problem, karena termakan hukum ingin tahu.
Sex berproblem itulah yang kita bicarakandisini; tampa melalui serangkaian pemecahan yang serumit diatas maka ada cara baru yang lebih mudah dalam memecahkan persoalan nomor dua dan tiga, yaitu cara pandang sudut baru,
TEHNIK NEGOSIASI.
Negosiasi, atau tawar menawar selalu saja mempunyai dua unsur pentingyaitu, keuntungan dipihak saya, dan kedua rasa keadilan; apa yang saya dapat paling tidak sebanding dengan yang anda dapat;
What we got is what we deserved so you got no more than what you deserved.
Ibarat timbangan dia berbunyi begini; kalo saya untung you ngga tahu itu bagus; kalo saya untung dan you juga untung itu pantas seimbang namanya, tapi kalau saya rugi dan you untung maka itu tidakpantas; pantasnya paling kurang you ruginya sama dengan saya…
Logika aneh ini tak bisa diterangkan secara ilmiah, tapi berlaku secara manusiawi di dunia manusia;
contoh banyak terjadi di dunia lelang, perdagangan saham & uang atau judi dan akhir-akhir ini di dunia perceraian…:)
Jadi batu timbang di dunia tawar menawar ini adalah mata persepsi; ini dinamakan Timbangan Persepsi.
Ada dua mata terpaku ditengah masing masing mengawasi beban yang ditaruh dipundak lawan dan memperkirakan dengan beban yang ditaruh dipundak sendiri;
kelihatannya fair, tapi ini tidak akurat; bisa saja musuh menaruh bola baja kecil tapi berat dibahunya sedangkan kita pasang bola plastik besar dan ringan terkecoh dan bersedia menukar bola besar kita dengan sepuluh bola kecil-kecil itu untuk dipanggul melintasi jembatan bambu rapuh ditepi jurang…:)
Cara kecoh mengecoh persepsi inilah yang bisa membuat persoalan sex kita teratasi dengan mudah tampa harus diet berat dan dihipnotis psikoterapi segala…:)
Dalam semua problem sex pasti ada dua pihak yang tawar menawar; satu, pihak yang sedang senang dan ingin ngesex, sebut saja si Inisiator dan dua, pihak yang uang lagi kecewa dan ngga mood serta ingin menolak tawaran ngesex partnernya tapi ngga sampe hati mengatakan terang-terangan.
Agar si partner kecewa merasa bebannya bisa ditukar lebih ringan maka si Inisiator harus mengecoh dengan menunjukkan bahwa bebannya 10 kali lebih berat dari si kecewa sampai dia merasa lebih ringan dan rileks dan akhirnya siap berhubungan intim.
Kongkritnya, harus ada tiga syarat harus dipenuhi;
satu, si Inisiator pertama harus sadar bahwa partnernya kecewa;
dua, si Inisiator harus mengkomunikasikan bahwa dirinyapun punya beban yang bahkan jauh lebih berat dari si kecewa untuk memasuki hubungan intim tersebut;
akhirnya ketiga, Inisiator harus merangsang si kecewa sehingga sadar bahwa hubungan ini diingini juga olehnya, seolah beban si kecewa berubah jadi profit….:)
Sim Salabim semua problem sirna.
THEY FUCK HAPPILY EVER AFTER.
Lebih kongkrit lagi simak resep suami yang ingin ngesex bergairah tapi melihat istrinya yang mulai gemuk dan cerewet dan bosan dan tampak kurang bergairah ngesex…
Pada saat si bini lagi cerewet ngadu macam-macam di ranjang, si suami berlagak ngambeg sambil ngomel: “Hai babon, tempatmu di hutan sana!…iyaa, itu pantatmu sudah kayak babon…( mencubit sambil tertawa)…
“Soalnya di kantor banyak simpanse, kecil, lincah dan ganass…aduh…asyik tuh….lho koq marah?
cemburu nih yeee…dst…dst…dst…
OK?
SELAMAT MENCOBA!
Tags: konseling sex

March 26, 2008 at 7:55 am
Ayooo siapa yang mau cobaa?
Praktek beginian ngga perlu panggil Mak Erot…hehehe…